bertemu-menemukan-ditemukan
Tuesday, May 6, 2008
bulukan(dot)blogspot(dot)com
Bulukan, asal kata dari buluk, adalah kata yang sering kita gunakan untuk menggambarkan kondisi yang usang, telah lama ditinggalkan, sehingga muncul jelaga dimana-mana. Bulukan akhirnya menjadi nama tengah blog saya ini beberapa bulan terakhir. Hal ini tidak lain disebabkan oleh tidak ter-update-nya blog yang punya judul "death by the blog" ini. Wajar jika akhirnya teman-teman seblog memberi predikat bulukan atau malah superbulukan. hahaha.
menulis blog sebetulnya telah menjadi semacam minum obat bagi saya, meski itupun hanya dilakukan sebulan sekali. Tapi dengan tidak menulis, apapun itu, selama 2 bulan, itu sudah sedikit mengganggu. Terus terang, rasanya seperti ada sebuah lubang di dalam diri saya, meski tidak besar, tetapi sangat mengganggu. Nah, oleh karena dorongan hati dan juga rongrongan teman untuk menulis lagi, maka saya hadir kembali.
mungkin ada yang bertanya pada saya, "berarti sudah tidak lost in translation lagi?", jawabannya malah "masih". Karena saya berfikir bahwa manusia dilahirkan didunia ini memang untuk "tersesat". Kenapa? Karena dengan tersesat manusia akan belajar sesuatu, ia akan mengalami kemenangan, kekalahan, benar, salah, sedih, senang, dan sebagainya. Semua itu dinamakan experience atau pengalaman hidup.
coba kita lihat teori yang diajarkan dalam agama. manusia diturunkan ke bumi oleh karena manusia melakukan kesalahan, Nabi Adam sempat tersesat bujuk rayuan setan agar memakan buah yang dilarang oleh Allah Swt, akibatnya ia dibuang ke bumi beserta Hawa. Atau lihatlah teori Darwin, yang mengatakan bahwa manusia itu lahir dari evolusi, revolusi dan adaptasi dari mahluk-mahluk hidup pra-sejarah, yang bentuknya hanya bersel satu saja. Mahluk-mahluk "awal" tadi mengalami ketersesatan, sehingga ia harus beradaptasi untuk bisa bertahan hidup. ada yang hidup didarat dan dilaut. Ada yang akhirnya menjadi tumbuhan dan binatang, juga menjadi mahluk yang disebut manusia.
ya, jadi jawabannya adalah "saya masih tersesat". tetapi tersesat tidak dalam kenestapaan, normal saja, karena saya telah menemukan apa yang saya cari, dan telah saya tentukan tujuan akhir saya. Oleh karena itu, saya kembali menulis, 'berusaha' lebih tepatnya. Saya juga mengganti template saya, tapi ini masih sementara, karena mirip sekali dengan punya Ubrit, rekan seblog saya, maafkan.
semangat!
